TechnoUpdate News

Iklan Judi Online di Instagram, Facebook, dan Threads Masih Beredar Meski Diblokir

Investigasi AFP mengungkap puluhan iklan judi online menyamar sebagai konten tak berbahaya di Instagram, Facebook, dan Threads di Indonesia.

Laporan investigasi AFP menyebut bahwa iklan judi online masih marak di platform Meta seperti Instagram dan Facebook, serta di Threads, meskipun judi daring ilegal di Indonesia. Iklan-iklan ini didesain sedemikian rupa sehingga tampak seperti konten biasa — misalnya video permainan atau promosi kesehatan — namun ketika diklik, pengguna diarahkan ke situs taruhan.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menegaskan pihaknya tidak tinggal diam. Beberapa akun Instagram yang terbukti mempromosikan judi online telah diblokir karena dianggap memanfaatkan popularitas influencer untuk menyasar publik, terutama generasi muda. Lembaga Konsumen Digital Indonesia (LKDI) juga memperingatkan bahwa platform media sosial Meta menjadi kanal utama bagi pelaku judi online untuk menjaring korban melalui iklan agresif.

Menurut Direktur Eksekutif LKDI Abdul Kholik, penetrasi iklan judi di media sosial sangat berbahaya karena menjangkau audiens luas dan rentan, termasuk anak muda. Ia mendesak agar Meta dan platform sosial lain bertindak tegas menghentikan iklan perjudian ilegal ini.

Data dari Kementerian Komunikasi menguatkan kekhawatiran LKDI. Kominfo mencatat bahwa dari penanganan konten judi online periode 2017 hingga Oktober 2023, Meta — yang menaungi Facebook dan Instagram — menjadi platform teratas dengan ribuan konten judi daring yang diproses. Komisi I DPR RI pun menyatakan masih menemukan konten promosi judi online di media sosial, meskipun pemerintah terus memblokir situs judi dan menuntut aliran dana ilegal.

Read More  Kasus Campak Naik di Indonesia, IDAI Minta Orang Tua Waspadai Gejala Ini

Sementara itu, pemerintah menegaskan akan terus meningkatkan pengawasan digital. Komdigi menyatakan akan memberi teguran, pemblokiran, dan bahkan akses platform jika iklan judi online ilegal tidak segera ditindak. LKDI mendesak penerapan regulasi iklan lebih ketat agar platform media sosial bertanggung jawab atas konten promosi judi di dalam ekosistem digital mereka.

Strategi “menyamar sebagai konten tidak berbahaya” ini dianggap cara licik untuk menghindari deteksi dan sensor konten. Menurut laporan AFP, beberapa iklan bahkan menampilkan topik populer seperti video game atau tips kesehatan untuk menjebak pengguna dan mengarahkan mereka ke situs taruhan.

Sementara itu, pemerintah menegaskan akan terus meningkatkan pengawasan digital. Komdigi menyatakan akan memberi teguran, pemblokiran, dan bahkan akses platform jika iklan judi online ilegal tidak segera ditindak. LKDI mendesak penerapan regulasi iklan lebih ketat agar platform media sosial bertanggung jawab atas konten promosi judi di dalam ekosistem digital merek

Back to top button